Mendengar kata Afrika mungkin yang ada di benak kamu adalah orang-orang yang berkulit gelap dan hitam. Tapi, tak banyak yang tahu jika di sana juga ada penduduk yang berkulit putih. Kulit putih ini didapatkan bukan karena ras genetik, tetapi kelainan pigmen yang membuat ia tidak berwarna atau disebut Albino.
Orang-orang yang Albino di Afrika ini adalah sesuatu yang langka, kecuali di beberapa wilayah seperti Tanzania dan Malawi. Tak heran jika para albino ini mendapat perlakuan tragis di kampung halaman mereka karena mitos yang berkembang di sana. Seperti apakah kisah miris albino Afrika ini? Yuk, simak uraiannya!
Diburu, dibunuh dan diperjualbelikan anggota tubuhnya
Kabula yang tangannya dipotong [Sumber gambar]Perlakuan terhadap albino ini lebih parah dibanding rasisme yang terjadi di negara Amerika. Mereka tak hanya dibully, tetapi juga diburu bahkan dibunuh. Tragis memang, mereka yang lahir dengan kelainan warna kulit ini harus bersembunyi agar aman dari marabahaya yang mengancam nyawa. Di Tanzania misalnya, penghasilan rata-rata yang hanya $400 (setara 5 juta rupiah) membuat banyak warganya yang memburu dan menjual orang albino. Untuk harga potongan tubuh orang albino rupanya juga cukup mahal, sekitar $2.000 sekitar Rp29 juta, sedangkan satu tubuh utuh orang albino memiliki harga $75.000 sekitar Rp1,1 Milliar. Salah satu contohnya adalah kasus yang dialami salah satu nelayan. Ia menjual murah istrinya yang albino seharga 2000 poundsterling atau sekitar 34 juta kepada seorang pengusaha.
Mitos dan kepercayaan tentang tubuh orang albino
Anggota tubuh yang bisa mendatangakan tuah [Sumber gambar]Nah, mengapa banyak sekali orang yang memburu, menjual, serta membunuh para albino ini? Sesuai dengan kepercayaan yang beredar dalam lingkungan masyarakatnya, tubuh si albino bisa membawa tuah tersendiri. Di Tanzania dan Malawi khususnya, ada banyak sekali dukun yang gencar membeli bagian tubuh dan darah dari orang albino sebagai syarat penyempurna ilmu mereka. Selain itu, para nelayan percaya jika rajutan rambut orang Albino yang dijadikan jala akan mampu menangkap banyak ikan. Para buruh tambang juga yakin, jika tulang albino bisa dijadikan bandulan yang memperlancar rezeki mereka saat bekerja.
Rasisme yang sudah ratusan tahun bercokol di masyarakatnya
Rasisme sejak ratusan tahun lalu [Sumber gambar]Diskriminasi terhadap para albino ini sudah berlangsung sejak ratusan tahun lalu. Dalam sebuah catatan, penelitian terakhir dilakukan pada tahun 1892. Sebuah buku berjudul Memoirs of International Congress of Anthropologie karangan  Charles Staniland Wake dari Chicago mengatakan bahwa bayi yang lahir albino ketika itu akan langsung dibunuh. Hal tersebut dilakukan untuk menjaga warna kulit penduduk desa agar tetap terlihat gelap. Selain itu, jika nasib baik mereka tidak akan dibunuh tetapi dibiarkan hidup dengan anggota badan yang kurang lengkap, seperti yang dialami gadis kecil bernama Kabula ini.
Penduduk yang mengasingkan diri keluar pulau
Penduduk yang mengasingkan diri ke Ukerewe [Sumber gambar]Hidup yang berada di ujung ancaman membuat banyak orang albino memilih pergi dari kampung halaman mereka. Kabarnya, mereka bersembunyi di sebuah pulau terpencil di sekitar Pantai Tanzania bernama Pulau Ukerewe. Karena mayoritas penduduknya adalah albino yang terusir, pulau ini disebut Pulau Albino. Hal itu rupanya tak cukup, karena masih ada yang berani menyerang orang kulit putih ini, seperti yang dialami oleh Alfred Kapole.
Terbentuknya komunitas albino sebagai perlindungan
Terbentuknya perlindungan untuk para albino [Sumber gambar]Di Pulau Ukurewe, Tanzania  ini sendiri dibentuk sebuah komunitas albino, Albinism Society yang berusaha meyakinkan orang-orang jika mereka juga punya hak hidup yang sama. Komunitas tersebut mengatakan pada orang-orang dengan menulis “Kami tidak mencair di bawah matahari. Kami tidak menghilang. Kami hidup dan mati seperti orang normal”, seperti dilansir dari grid.id. Di antara banyak orang yang memburu albino, masih ada sebagian masyarakat yang melakukan perlawanan untuk menemukan keadilan bagi orang albino.
Pada 2015 lalu, pemerintah setempat dengan bantuan PBB akhirnya memberi ruang untuk para albino. Sebanyak 225 dukun yang memburu albino ditangkap. Setidaknya kebijakan ini menjadi angin segar untuk orang albino yang tak takut lagi hak hidup mereka dirampas.
The post Diburu dan Dibunuh, Begini Kisah Orang Albino Afrika yang Tubuhnya Dianggap Membawa Hoki appeared first on Boombastis.com | Portal Berita Unik | Viral | Aneh Terbaru Indonesia.

Fighters of the Week
Tuesday November 13, 2018

    1. Oleksandr Usyk: Remained the best cruiserweight walking God’s green Earth after starching a very game Tony Bellew. His team then called out Anthony Joshua. Eddie Hearn, AJ’s promoter? Less than enthused. Let’s see it.   2. Yair Rodriguez: I mean, just what the hell was even this?

Sky TV to crack down on gambling adverts
Tuesday November 13, 2018

The restrict on playing adverts will see only 1 advert per commercial wreck throughout its channels – however this gained kick in except the inaugurate of the Premier League next season. Currently, viewers are being met with as many as 4 playing ads per advert destroy, with slots during are

The post Sky TV to crack down on gambling adverts appeared first on W88vn.

The post Fighters of the Week appeared first on W88vn.

Link sopcast Acestream trận AC Milan vs Real Betis (23h55 ngày 25/10)
Thursday October 25, 2018

By Bóng Đá 24h Updated: October 25, 2018 >>Link sopcast xem bóng đá sẽ được cập nhật tại đây – trước trận 30 phút<<  >>Không có link sopcast? Bạn có thể xem bóng đá trực tuyến tại đây <<   >>Link sopcast tennis | PHÒNG CHAT (cùng tám hoặc báo link hỏng)<< LTĐ bong da

The post Link sopcast Acestream trận AC Milan vs Real Betis (23h55 ngày 25/10) appeared first on W88TOP.